street-crew
Male
Cibingbin
   

<< October 2006 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31

walkingclassyouthattakk!

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed

Oct 6, 2006
ROY ROMERO & BRONTAK ZINE

Masih ingat zine yang berasal dari medan ini? yap BRONTAK zine, sudah lama sekali saya tidak mendapatkan zine ini versi cetaknya di Pontianak...saya akhirnya bisa mengkontak pembuatnya yaitu Roy Romero untuk di interview....inilah BRONTAK zine...selamat membaca...!!!

- Hi Royromero apa kabar? sekarang lagi sibuk apa aja?
Hail bro... good news. Saya lagi sibuk mendesain beberapa web
sebagai pekerjaan reguler dan juga memaintance band dan zine.

- Bisa Ceritakan bagaimana mulanya Brontakzine bisa muncul discene
UG dan kapan pertama kalinya terbit!?
Muncul sekitar akhir tahun 1998 dari scene hardcore / punk di Medan dan
dari satu komunitas tersebut, kami saling berbagi tentang apa yang kami
ketahui dan ingin menyebarkannya ke banyak orang terutama tentang
band-band teman dan beberapa pemahaman tentang apa itu 'punk' dan juga
pergerakannya.

- oiya, apakah Brontakzine masih terbit dalam format cetak/fotocopy,lalu sudah sampai edisi keberapa? lalu bagimana dengan website Brontakzine, apakah Brontakzine kini menjadi webzine?
Sampai saat ini Brontak Zine masih beredar dengan versi XeroX
atau fotocopian dalam bentuk fanzine meski dengan jumlah edar di bawah
seratus copies, tapi saya senang melakukannya. Secara perlahan nantinya mulai
di edisi #13 yang rencananya beredar di bulan Februari atau Maret nanti,
Brontak Zine mulai didistribusi dengan menggunakan cover full colour dan
isi yang tetap fotocopian dan juga sebagai bonus di dalam zine tersebut
nantinya ada kompilasi underground music dalam bentuk CDR. Semoga ke
depannya zine tersebut dapat berubah menjadi satu magazine. Di tahun
2000saya mulai menjalankan Brontak Zine juga dalam bentuk web yang saat ini
masih menggunakan URL gratisan seperti geocities dan lain sebagainya,
namun di tahun 2003 Brontak Zine memiliki URL berbasi dot com dengan
alamat www.brontakzine.com dan sampai sekarang situs tersebut masih
tetap eksis dan menjadi salah satu site yang cukup diakui dari beberapa band
besar metal karena reviewnya yang cukup objektif.

- Bagaimana komentar kamu dengan semakin sedikitnya minat membaca
zine dikalangan UG dan bagaimana dengan respon scene dikota kamu terhadap adanya zine?
benar, budaya membaca memang sangat sulit sekali di tempat saya tinggal, dan mereka menganggap zine seakan sebuah sampah dengan informasi yang dianggap sebagai asal-asalan. Mereka lebih menyenangi majalah-majalah mainstream yang menjadi patokan mereka. Tidak jarang info dari majalah mainstream tersebut menjadi patokan mereka tentang apa itu punk dan lain sebagainya. Namun tentu kami tidak menyerah, setiap orang bebas untuk memilih apakah ingin membaca Brontak Zine atau fanzine lainnya atau tidak dan meskipun mereka banyak yang lebih memilih majalah mainstream tentu kami juga tidak ingin mati.

- Kita menyimpang sedikit pertanyaannya oke, bagaimana aktifitas kamu bersama EMOSI BANGSA dan bisa diceritakan sedikit tentang band ini!?
EMOSI BANGSA adalah satu band dengan ideologi hardcore dan pengaruh musik metal. Band ini berasal dari scene Medan, Indonesia dan untuk
membentuk serta menjalanakan band ini tidaklah gampang di tengah derasnya
arus pop dan musik trendi. Saya ingin agar band ini tidak pernah mati
dengan beberapa prestasi serta publitas nama yang telah kami miliki.
Terlalu banyak rumor buruk yang beredar tapi itu bukan menjadi satu
bahan emikiran untuk menghentikan band ini atau menyerah namun juga pujian
terus berdatangan bagi mereka yang telah mendengar musik EB. Dan di
tahun
2006 ini saya sangat berterima kasih kepada semua yang telah
menempatkan
Emosi Bangsa sebagai salah satu band terbaik indipenden dari Indonesia
termasuk dari zine dan magazine luar negri

- Lalu bagaimana kamu membagi waktu dengan Brontakzine, EmosiBangsa
dan ebagai penyiar radio juga kalo ngga salah kamu adalah webmaster ya,
> bisa dijelaskan?!
========> Ada cukup banyak pekerjaan yang memang mesti saya lakukan.
Jujur
saja, saya juga menjalankan Brontak Zine (www.brontakzine.com), Emosi
Bangsa sebagai satu band hardcore (www.myspace.com/emosibangsa) serta
satu
label hardcore (Stolen Day Records) di luar itu saya memiliki beberapa
pekerjaan reguler sebagai music director dan terkadang juga ikut siaran
di
radio, musik editor dan juga layout untuk cover beberapa album teman,
grafis designer untuk satu korporasi, webdesigner dan juga webmaster,
video editor dan masih ditambah terkadang juga memberi pelajaran kepada
mahasiswa (sebagai dosen) untuk mata kuliah multimedia,
grafis/webdesigner) dan sekarang bertambah untuk semakin serius
mengurus
satu komunitas suporter sepak bola besar di Indonesia, Kampak FC yang
mendukung PSMS Medan.



>
>   - Okray kita balik lagi keBrontakzine nih, bagi kamu selama ini apa
saja pengalaman yang paling buruk selama kamu mengerjakan suatu zine?
======> Pengalaman terburuk adalah ketika kita memberi review yang
objektif dengan mengatakan kalau hasil rekaman atau album yang kita
review
adalah buruk, tidak jarang anggota band ataupun fans mereka memberi
terror
dan tidak menerima apalagi kalau yang kita review berasal dari kota
yang
sama.



>
>   - Apakah finansial adalah suatu hal yang menghambat didalam membuat
zine> dan bagaimana kiat untuk mengatasinya?
=========> Finansial memang mutlah diperlukan tapi beruntung ada
beberapa
pihak yang mau membantu. Ada juga sponsoran yang senang dengan cara
kerja
di brontak zine. Padahal sama sekali dari beredarnya produk-produk
Brontak
Zine keuntungan secara finansial hampir-hampir tidak ada, tapi satu
kepuasan tersendiri dimana saya tidak menyangkan kalau saya pernah
bertemu
dengan tiga orang gadis yang masih SMU membaca brontak zine di dalam
angkot, padahal editornya ada di depan mereka. Pengalaman yang sulit
digambarkan. Untuk mengatasi pengeluarannya ataupun modal, saya juga
bekerja untuk mencari uang dan memenuhi kebutuhan hidup, keluarga serta
kuliah.



>
>   - Apa saja yang harus disiapkan sebelum membuat zine? dan menurut
kamu
> tipe zine yang baik bagaimana sih?
========> Saya tidak begitu mengerti tentang maksud tipe zine yang
baik,
tapi semakin informatif dengan tata bahasa yang baik tanpa harus
membahas
sebuah band yang lagi in' dan di luar jalur trendi, itu cukup baik. Hal
yang paling mendasar adalah niat, keberanian dan tentu saja uang.


>
>   - Pada edisi cetak terdahulu Brontakzine khan format Photokopian,
lalu
> bagaimana komentar kamu bila Brontakzine dipotokopi oleh orang lain?
dan
> bagaimana dengan anti-copyright, apa kamu setuju?
=====> Saya malah rajin mengirimi Brontak Zine dalam format master baik
CD
ataupun foto copian agar dapat dipotokopi kembali. Saya sama sekali
tidak
percaya pada apa yang namanya copyright tapi saya juga tidak
mentuhankan
anti-copyright (copyleft) tapi kamu dapat periksa bahwa sampai sekarang
seluruh produk brontak zine sampai ke web tidak ada tulisan copyright
atau
hak cipta dilindungi undang-undang. that's a bullshit. Membajak pun
sebuah
hal yang indah dan kreatif. Sangat senang ketika saya bertemu dengan
orang
yang membajak kaset brontak zine dan mereka dapat hidup. Sangat senang
menemukan album Emosi Bangsa dibajak dalam bentuk CD dan dijual
berdampingan dengan band-band mainstream tersebut.




>
>   - Oke deh, terima kasih buat Royromero dan Brontakzine, ada yang
ingin
> kamu sampaikan kepada para pembaca, atau kamu ingin memberitahu
> bagaimana caranya dan harus kemana agar teman-teman bisa membaca
> Brontakzine...??!!

Thanks bro.... and never give up!!! Supporting u.... and respect.


Roy Romero (Brontak Zine / Emosi Bangsa / Stolen Day Records)
http://www.brontakzine.com/
081362110666


Posted at 08:35 am by street-crew

 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry